Seputarbank, Bekasi – Kinerja positif ditengah perekonomian yang belum stabil ditunjukkan oleh kinerja Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Dp Taspen yang menjadi bank pertama dan satu-satunya BPR yang berhasil membukukan aset Triliunan dalam perjalanan panjang pertumbuhan industri BPR di Kota Bekasi.
BPR Dp Taspen dalam laporan keuangan di Triwulan pertama di Tahun 2026 telah mencatatkan Asset sebesar Rp 1,16 Triliun dengan pertumbuhan sekitar 24,23% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 915,80 miliar hal ini tergambar dalam publikasi keuangan OJK pada akhir desember tahun 2026.
Atas peningkatan tersebut, BPR Dp Taspen telah menyalurkan kredit sebesar Rp 960,45 miliar tumbuh 17,76 secara tahunan (year on year/YoY) dan mendapatkan kepercayaan dalam penghimpunan dana ketiga (DPK) all in sebesar Rp991,71 miliar.
Dari kinerja yang terus tumbuh, BPR Dp Taspen berhasil membukukan laba bersih tercatat sebesar Rp34,78 miliar atau naik 54,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Iwan Soeroto, Direktur Utama Bank DP Taspen dalam keterangan resminya dikutip 29 Maret 2026 yang telah tayang di Infobanknews.
Dalam struktur bisnisnya, kata Iwan, segmen pensiunan tetap menjadi unggulan dan penopang utama sepanjang 2025. Adapun kiat memperkuat segmen tersebut, Bank DP Taspen juga menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi di seluruh Indonesia.
Iwan menambahkan kerja sama dengan BPR dan Koperasi dilakukan melalui skema bipartit maupun tripartit untuk mengoptimalkan penyaluran kredit.
“Sehingga proses penyaluran kredit dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan sistem pembayaran pensiun yang tersalurkan melalui Bank DP Taspen,” ujar pria yang memiliki hobi touring motoran tersebut.
Meski tetap berfokus pada segmen pensiunan sebagai core business, Bank DP Taspen juga berupaya mendorong para pensiunan agar tetap produktif melalui pengembangan usaha.
Salah satunya dengan membangun ekosistem melalui tiga komunitas Dpentas (Bank DP Taspen), yaitu Dpentas Gemilang yang bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi para pensiunan, Dpentas Fit yang berfokus pada kegiatan kesehatan seperti senam dan pemeriksaan kesehatan gratis, serta Dpentas Dinamis yang berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan bagi para pensiunan, termasuk wisata ke tempat-tempat ibadah.
“Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank DP Taspen berharap dapat terus memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi para nasabah pensiunan,” pungkas Iwan.






