Seputarbank, Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (BSN) terus meningkatkan layanan perbankan dalam bidang transportasi dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
Kolaborasi strategis ini sebagai langkah pemanfaatan layanan perbankan syariah dan integrasi sistem pembayaran transportasi publik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang resmi diluncurkan di Hall Stasiun Juanda, Rabu (11/3/2026).
Ari Kurniaman Direktur Network dan Retail Funding dalam postinganya di public menyatakan bahwa Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya BSN memperluas penetrasi pasar di sektor transportasi urban.
”Kami mendorong digitalisasi keuangan berbasis syariah yang inklusif, aman, dan efisien bagi pengguna Commuter Line yang cukup besar penggunaanya khususnya di Jabodetabek,” terangnya.
Dalam ruang lingkup kerja sama ini, akan dihadirkan pilihan kepada para pengguna berupa Kartu Multi Trip (KMT) yang di desain khusus dengan co-branding BSN sebagai bagian mempermudah mendapatkan akses penggunaan layanan transportasi commuter line.
”Kami juga melakukan pengembangan fitur top-up saldo KMT melalui integrasi sistem perbankan BSN serta layanan pembayaran digital untuk pemesanan tiket kereta melalui platform milik bank,” tandasnya.
Selain itu pula, sinergi ini juga mencakup pemanfaatan berbagai layanan BSN oleh KCI, termasuk pengelolaan rekening dan optimalisasi kas, penyaluran dana, penggunaan fasilitas perbankan elektronik melalui integrasi sistem, hingga layanan kesejahteraan pegawai melalui sistem payroll dan pembiayaan konsumer berbasis syariah.
BSN dan KCI juga berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan promosi bersama, seperti program cashback bagi pengguna layanan Commuter Line yang juga merupakan nasabah BSN, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya, termasuk branding, advertising, kampanye pemasaran, dan joint event melalui media masing-masing pihak
Sebagai tambahan informasi Bank Syariah Nasional (BSN) adalah bank umum syariah baru hasil spin-off UUS BTN dan akuisisi Bank Victoria Syariah yang resmi beroperasi pada Desember 2025. BSN menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia dengan dengan aset mencapai Rp72,9 triliun pada akhir 2025 dan berfokus utama pada pembiayaan perumahan (KPR syariah). BSN bertujuan menjadi mitra keuangan syariah yang amanah dan kompetitif.






