SUBANG – Dalam upaya memperkokoh ekosistem pangan di Jawa Barat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) menegaskan komitmennya dalam mengawal ketahanan pangan nasional.
Berkolaborasi dengan lintas sektor upaya penguatan ekosistem pangan di JAwa Barat dilakukan dengan menggelar agenda “Gathering Sinergi Kemitraan BRI bersama Bulog” yang dihelat di Laska Hotel Subang pada Senin (23/2).
Pertemuan ini bukan sekadar ramah tamah biasa, melainkan langkah strategis untuk menyatukan frekuensi antara dunia perbankan, penyedia jaminan, dan pelaku usaha pangan. Sinergi ini melibatkan kekuatan penuh dari tiga Kantor Cabang (BO) BRI, yakni Subang, Pamanukan, dan Purwakarta, yang berkoordinasi langsung dengan Kepala Bulog Subang, Laswenri.
Untuk memastikan layanan yang komprehensif, BRI turut menggandeng entitas anak usahanya, PT Jamkrindo dan PT BRINS. Kehadiran mereka melengkapi ekosistem layanan BRI Group sebagai one-stop financial solution bagi para mitra kerja Bulog.
Pemimpin Cabang BRI BO Subang, Bright Brennan Parulian, menjelaskan bahwa peran BRI adalah sebagai jembatan yang menghapus hambatan administratif maupun finansial bagi para pelaku usaha. Fokus utamanya adalah memastikan setiap proyek pangan berjalan tanpa kendala modal maupun jaminan.
“Kami ingin kemitraan ini semakin solid. BRI hadir untuk memastikan operasional di lapangan berjalan mulus melalui solusi perbankan yang tepat sasaran, sehingga para mitra Bulog dapat fokus pada produktivitas tanpa terganjal urusan permodalan,” tutur Bright.
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah pemaparan solusi Bank Garansi oleh Tim RTB BRI Region 9 Bandung. Layanan ini secara khusus dirancang untuk mempermudah mitra Bulog dalam memenuhi kewajiban jaminan dana atas kontrak makloon.
Modernisasi layanan menjadi kunci utama melalui platform QLola by BRI. Dengan inovasi digital ini, para mitra kini dapat mengelola jaminan tender, jaminan pelaksanaan, hingga jaminan uang muka secara daring. Proses yang lebih cepat, transparan, dan aman ini diharapkan mampu mendongkrak efisiensi waktu bagi para pengusaha di wilayah Jawa Barat.
Efektivitas kolaborasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Bulog Subang, Laswenri. Ia mengungkapkan adanya lompatan signifikan dalam aspek kepatuhan jaminan dari para mitra kerja sejak sinergi ini diperkuat.
“Dialog ini menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif. Jika tahun lalu tingkat jaminan mitra baru mencapai angka 5%, kini angkanya telah menyentuh 100%. Kami sangat menghargai dukungan perbankan yang responsif dalam memberikan solusi nyata atas kendala di lapangan,” pungkas Laswenri.
Kolaborasi antara BRI BO Subang, Pamanukan, dan Purwakarta bersama Bulog ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarinstansi, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan dan kelancaran distribusi logistik di Jawa Barat demi kesejahteraan masyarakat luas.






