SUMBAWA BARAT NTB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, saat ini tengah menyiapkan dukungan finansial dalam bentuk penyertaan modal hingga Rp50 miliar untuk PT BPR NTB PERSERODA.
Suntikan dana tersebut untuk memastikan lembaga keuangan milik daerah ini memiliki fondasi yang jauh lebih kuat.
Langkah Pemkab SUmbawa Tengah ini wujud sikap
Keputusan strategis demi memperkokoh struktur permodalan PT BPR NTB PERSERODA tersebut, mencuat saat Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menerima kunjungan jajaran manajemen BPR NTB di ruang kerjanya pada Selasa (12/2).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ajang sinkronisasi visi antara pemerintah daerah selaku pemegang saham dengan pihak pengelola bank.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Amar menekankan bahwa penambahan modal ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi untuk mendorong transformasi.
Amar berharap BPR NTB mampu tumbuh menjadi institusi yang profesional dengan tata kelola yang unggul, sehat denan rasio keuangan yang stabil dan aman, serta adaptif, yang mampu menjawab dinamika serta kebutuhan ekonomi masyarakat yang terus berkembang.
“Pemerintah siap menambah penyertaan modal hingga Rp50 miliar melalui mekanisme yang berlaku. Ini adalah langkah nyata kami agar ekspansi usaha BPR NTB dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Amar.
Selain penguatan modal, poin penting yang ditekankan oleh orang nomor satu di Sumbawa Barat tersebut adalah percepatan transisi BPR NTB menuju sistem syariah. Langkah konversi ini dinilai sebagai strategi jitu untuk sejumlah strategi, seperti:
- Membuka peluang pasar dan pengembangan bisnis yang lebih luas.
- Meningkatkan level kepercayaan publik.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam ekosistem perbankan daerah.
Pemerintah daerah berkomitmen tidak akan membiarkan BPR NTB berjalan sendiri. Pemkab siap menggandeng bank tersebut dalam berbagai kolaborasi strategis untuk memperlancar proses transformasi yang sedang berjalan.
Sinergi yang kian solid antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan manajemen BPR NTB ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.






