MAGELANG – Sejak diluncurkan pada 2018, Produk Simpanan Pelajar (SimPel) milik PT BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang terus menunjukkan tren positif.
Tabungan khusus siswa yang menjadi salah satu ‘aset’ andalan PT BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang ini, justru mencatatkan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya.
Direktur Utama Bank Bapas 69, Rohmad Widodo, mengungkapkan bahwa saldo tabungan SimPel rata-rata meningkat hingga Rp 8 miliar per tahun. Menurut Rohmad, antusiasme pelajar pada program SimPel di Magelang tergolong tinggi.
Fakta Menarik Tabungan SimPel, hingga Januari 2026, total nasabah mencapai 60.220 anak, yang didominasi siswa SD dan SMP). Jumlah itu diiringi dengan total saldo: yang mencapai Rp60,599 miliar.
Sedangkan untuk menjadi peserta Tabungan SimPel, syarat awal cukup dengan setoran minimal Rp 5.000.
Mengapa Pelajar Tertarik?
Rohmad menjelaskan bahwa produk ini memang didesain untuk memupuk budaya menabung sejak dini dengan berbagai kemudahan:
Bebas Biaya: Tidak ada potongan administrasi bulanan maupun biaya ganti buku tabungan.
Layanan Jemput Bola: Nasabah tidak perlu ke bank. Ada 5 armada Kas Keliling yang rutin menyambangi sekolah-sekolah.
Transparansi: Proses transaksi dilakukan langsung di hadapan siswa, sehingga lebih terpercaya.
Hadiah Mewah: Saldo di atas Rp 100.000 berhak mengikuti undian. Menariknya, tercatat sudah ada dua siswa yang berhasil membawa pulang hadiah mobil, sementara hadiah motor hampir selalu ada setiap tahunnya.
“Kami ingin melakukan regenerasi nasabah. Dengan merintis kedekatan sejak usia dini, kami berharap saat mereka dewasa dan bekerja nanti, mereka tetap setia menabung atau bahkan mempercayakan modal usaha mereka melalui kredit di Bapas 69,” ujar Rohmad pada Sabtu (17/01/2026).
Regenerasi Internal Perusahaan
Tak hanya fokus pada regenerasi nasabah, Bank Bapas 69 juga menerapkan prinsip yang sama di jajaran manajemen. Rohmad menegaskan bahwa kepemimpinan bank di masa depan akan diprioritaskan bagi karyawan internal yang merintis karier dari bawah.
Langkah ini diambil demi menjaga motivasi kerja serta memastikan roda usaha tetap berjalan sesuai ritme yang telah terjaga selama ini.






