KALTIM – Bank Artha Graha Internasional bersama Electronic City dan Grooceries City resmi beroperasi di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kawasan di Kalimantan Timur ini semakin menunjukkan geliatnya sebagai pusat kehidupan baru.
Kolaborasi lintas sektor dengan tiga unit bisnis ini hadir di IKN, dengan harapan dapat menjadi tulang punggung layanan dasar bagi para penghuni maupun pelaku usaha di jantung ibu kota masa depan tersebut.
Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan bagian dari upaya kolektif dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur layanan publik. Dengan hadirnya sektor perbankan, penyedia elektronik, hingga ritel kebutuhan harian, IKN kini semakin mendekati profil sebuah kota modern yang mandiri dan memiliki ekosistem yang berkelanjutan.
Layanan Perbankan dan Pemberdayaan Ekonomi Bank Artha Graha Internasional memposisikan diri sebagai pilar layanan keuangan di IKN. Masyarakat kini sudah bisa menikmati fasilitas perbankan utama, mulai dari pembukaan rekening hingga akses digital banking yang mutakhir. Kehadiran bank ini juga mengemban misi besar untuk mendorong inklusi keuangan di wilayah baru tersebut.
Sebagai mitra strategis, Bank Artha Graha menargetkan jangkauan layanan yang luas, memastikan bahwa pekerja di IKN serta pelaku UMKM lokal mendapatkan akses finansial yang setara. Hal ini menjadi kunci penting agar pertumbuhan ekonomi lokal bisa tumbuh selaras dengan pembangunan fisik ibu kota.
Gaya Hidup Digital dan Kebutuhan Harian Melengkapi sektor finansial, Electronic City hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital penghuni IKN melalui penyediaan perangkat elektronik rumah tangga dan gawai terbaru. Di sisi lain, Grooceries City hadir menjadi solusi konsumsi harian dengan konsep belanja yang nyaman dan ekonomis, menyasar para pegawai serta warga yang mulai aktif bermukim di sana.
Apresiasi dari Otorita IKN Realisasi investasi ini mendapat sambutan hangat dari pihak regulator. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menilai bahwa kehadiran sektor ritel dan perbankan adalah komponen vital yang membuat sebuah kota menjadi “hidup”.
“Langkah nyata para pelaku usaha ini merupakan cerminan dari tingginya kepercayaan investor terhadap potensi IKN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia,” ungkap Sudiro Roi pada Sabtu (10/1/2026).
Dengan mulai beroperasinya ketiga layanan tersebut, denyut aktivitas ekonomi di Ibu Kota Nusantara diharapkan akan semakin dinamis dan mampu menarik minat investasi lebih lanjut di masa mendatang.






