SRAGEN JATENG – Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sragen melalui agenda “Subuh Ceria” resmi mengumumkan para pemenang lomba MasjidPreneur Fest 2025.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, di hadapan lebih dari 5.000 jamaah yang memadati halaman Kantor Pemkab Terpadu Sragen pada Kamis (1/1) pagi.
MasjidPreneur Fest yang mengusung tema “Masjid Berdaya, Ekonomi Berjaya” ini merupakan kompetisi rancangan bisnis masjid yang diikuti oleh 107 masjid dari 20 kecamatan di Kabupaten Sragen. Program ini bertujuan mentransformasi peran masjid agar tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga motor penggerak ekonomi umat.
Proses Seleksi yang Ketat Setelah melalui seleksi administrasi, 50 masjid terpilih mengikuti Bootcamp intensif untuk menyusun proposal bisnis. Dari tahap tersebut, terpilih 10 finalis terbaik yang kemudian mempresentasikan ide bisnisnya dalam ajang Grand Pitching pada 30 Desember 2025. Penilaian dilakukan secara komprehensif oleh dewan juri dari unsur Bank Syariah Sragen, Kemenag Sragen, Masjid Raya Al Falah, BAZNAS, dan Sekolah Bisnis Sragen (SBS).
Direktur Utama Bank Syariah Sragen, Fakhruddin Nur, menyatakan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi masjid yang berkelanjutan dan profesional sesuai nilai syariah.
Daftar Pemenang MasjidPreneur Fest 2025 Dewan juri menetapkan pemenang dalam dua kategori utama dengan total hadiah sebesar Rp103.000.000:
A. Kategori Berdaya (Program yang Sudah Berjalan)
Juara I: Masjid Fatkhul Karomah (Masaran) – Hadiah Rp20 Juta. Unggul melalui program PAMSIMAS, Kampung Sedekah, dan Zakat Panen dengan budaya gotong royong jamaah yang kuat.
Juara II: Masjid Taqwa Pecing (Sragen) – Hadiah Rp15 Juta. Inovasi program “Tahan Banting” (Ketahanan Pangan Bandeng) yang memberdayakan produsen bandeng lokal.
Juara III: Masjid Al Ikhlas (Gemolong) – Hadiah Rp10 Juta. Memanfaatkan lokasi strategis untuk pengembangan Food Center sebagai pusat kuliner ekonomi jamaah.
B. Kategori Ide Bisnis (Inovasi dan Perencanaan)
Juara I: Masjid Al Fattah Puro (Karangmalang) – Hadiah Rp17,5 Juta. Konsep Eco Farm yang mengintegrasikan limbah rumah tangga dengan peternakan ayam dan perkebunan di lahan terbatas.
Juara II: Masjid Al Falah Gubug (Plupuh) – Hadiah Rp12,5 Juta. Ide budidaya lebah madu yang diproyeksikan menjadikan wilayahnya sebagai destinasi ecowisata “Kampung Madu”.
Juara III: Masjid Al Istiqomah Jengglong (Masaran) – Hadiah Rp8 Juta. Program Banana Gardening (1 rumah 3 pohon pisang) untuk menciptakan produksi pisang masif di lingkungan masyarakat.
Juara Harapan (Masing-masing Rp5 Juta):
Masjid Ahmad Dahlan (Plupuh)
Masjid Ar Rahman (Masaran)
Masjid Baitussalam (Gemolong)
Masjid Mujahidin (Gondang)
Visi Besar Bupati Sragen Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas berharap kesuksesan para pemenang ini mampu memicu semangat setiap desa di Sragen untuk memiliki minimal satu masjid berdaya.
“Kami menargetkan minimal ada 208 Masjid Berdaya di seluruh Sragen. Saya mengimbau para Lurah dan Kepala Desa untuk aktif membina masjid di wilayahnya agar mampu berkontribusi menyelesaikan persoalan sosial dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Sigit.
Acara ditutup dengan kegiatan dzikir dan istighfar bersama sebagai bentuk rasa syukur mengawali tahun yang baru.






