SUKABUMI – Perumda Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sukabumi terus berkomitmen dalam upaya memperluas edukasi dan pemahaman (literasi) keuangan kepada khalayak luas.
Komitmen ini ditegaskan Direktur Umum dan Kepatuhan Perumda BPR Sukabumi, Eka Jatnika, yang menilai bahwa peningkatan literasi keuangan bukan sekadar tugas umum perbankan. Namun menjadi peran vital, terutama bagi BPR yang secara operasional berada langsung di tengah komunitas masyarakat kecil dan menengah.
Eka mengungkapkan, sebagai lembaga perbankan, BPR Sukabumi menjalankan perannya, dalam mendorong pemahaman publik mengenai pengelolaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab, khususnya sejak usia muda, sebagai bagian dari kewajiban sosial mereka.
“Kami terus menggencarkan berbagai metode. Inti dari kegiatan literasi yang dilaksanakan oleh BPR Sukabumi adalah pendidikan,” tegasnya.
Materinya, lanjut Eka, mencakup pengenalan tata cara mengelola uang dengan efektif, pemahaman akan produk-produk perbankan, dan bagaimana memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa pemahaman yang memadai tentang layanan keuangan formal oleh masyarakat adalah faktor kunci dalam menopang sistem perekonomian modern yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, BPR Sukabumi mengambil inisiatif proaktif dalam memperkenalkan beragam layanan perbankan yang tersedia, memastikan masyarakat dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.
Eka Jatnika juga memaparkan hasil evaluasi internal. Tingkat literasi keuangan masyarakat di wilayah cakupan BPR Sukabumi saat ini terdeteksi berada di level 36,09 persen. Melalui implementasi program literasi dan sosialisasi yang konsisten, pihak BPR Sukabumi bertekad meningkatkan persentase tersebut hingga melampaui batas 50 persen.
“Indikator keberhasilan literasi keuangan dapat kita ukur melalui peningkatan partisipasi publik. Salah satunya terlihat dari bertambahnya jumlah rekening baru, baik itu simpanan maupun kredit, dibandingkan dengan periode sebelumnya,” tutupnya.






