LAMPUNG – Di tengah sorotan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terkait risiko operasional perbankan rakyat, BPRS Mitra Agro Usaha (Bank MAU Syariah) mengambil langkah konkret dalam memitigasi risiko pembiayaan.
Dipimpin oleh Direktur Utama Muhammad Amin, Bank MAU resmi menggandeng salah satu raksasa asuransi nasional, Asuransi CAR, dalam sebuah kerja sama strategis yang ditandatangani pada Selasa, 27 Januari 2026.
Langkah ini menjadikan Bank MAU sebagai BPR Syariah pertama di wilayahnya yang memelopori kolaborasi kolektif, dengan mengajak BPRS lain di bawah naungan Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Seluruh Indonesia (HIMBARSI) wilayah Lampung.
Solusi atas Kerumitan Klaim Asuransi
Kerja sama ini lahir dari kegelisahan industri terhadap prosedur klaim asuransi konvensional yang sering kali rumit dan memberatkan. Amin menjelaskan bahwa banyak pihak asuransi yang memberikan persyaratan berlapis atau skema stop loss yang menyulitkan perbankan saat nasabah pembiayaan meninggal dunia.
“Kami ingin memberikan alternatif nyata bagi industri jasa keuangan, khususnya sesama BPRS di Lampung. Kerja sama dengan Asuransi CAR ini dirancang untuk mempermudah proses tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,” ujar Amin.
Hadirnya Direktur Utama Asuransi CAR secara langsung dalam penandatanganan ini menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut bagi ekosistem perbankan syariah di Bumi Ruwa Jurai.
Mitigasi Risiko: Menjaga Ahli Waris dan Kesehatan Bank
Strategi menggandeng asuransi besar ini memiliki dua tujuan utama yang sejalan dengan visi perlindungan konsumen:
- Melindungi Nasabah: Menjamin bahwa jika nasabah pembiayaan meninggal dunia, keluarga atau ahli waris tidak terbebani oleh sisa utang yang ditinggalkan.
- Menjaga NPF (Non-Performing Financing): Memastikan kesehatan keuangan Bank MAU dan BPRS mitra tetap terjaga dari risiko pembiayaan macet akibat faktor kematian.
Inisiator Kolaborasi Lewat HIMBARSI
Kepemimpinan Muhammad Amin tidak berhenti pada internal Bank MAU saja. Sebagai sosok senior yang telah membidani banyak BPRS, ia merangkul rekan-rekan sejawat di HIMBARSI Lampung untuk ikut serta dalam skema kerja sama ini. Hal ini membuktikan bahwa Bank MAU Syariah berperan sebagai role model dalam penerapan tata kelola risiko yang profesional dan modern.
“Ini adalah langkah strategis yang mendesak untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. Dengan proteksi asuransi yang kredibel, nasabah merasa lebih aman, dan operasional bank pun menjadi lebih transparan dan efisien,” pungkas Muhammad Amin.






