Asbisindo DIY Intensifkan Edukasi bagi Pegawai Baru BPRS, Hapus Stigma ‘Sama dengan Konvensional’

YOGYAKARTA – Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) wilayah DIY mengambil langkah stratedis, melihat fakta masih adanya pandangan dari sebagian pegawai baru yang menilai operasional bank syariah tidak jauh berbeda dengan bank konvensional.

Saat ini, Asbisindo tengah memberikan perhatian serius terhadap pemahaman SDM internal mengenai konsep perbankan syariah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Asbisindo DIY menjadwalkan program pelatihan khusus yang akan menitikberatkan pada fundamental perbankan syariah. Syamsul Huda, Sekretaris 2 Asbisindo DIY, mengungkapkan bahwa edukasi bagi karyawan baru sangat krusial agar mereka memiliki landasan pengetahuan yang tepat dalam melayani nasabah.

“Fokus utama kami saat ini adalah pelatihan bagi pegawai baru Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Agenda ini rencananya akan kami laksanakan pada 18 hingga 19 Maret mendatang,” jelas Syamsul saat menerima kunjungan Harian Jogja di kantor BPRS Barokah Dana Sejahtera (BDS), Jumat (4/3/2016).

Sinergi Lintas Wilayah Pelatihan ini tidak hanya terbatas untuk lingkup lokal, tetapi juga melibatkan kolaborasi lintas daerah. Sebanyak 33 BPRS dari wilayah DIY dan Jawa Tengah dijadwalkan mengirimkan perwakilan mereka untuk mengikuti program ini.

Syamsul menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan agenda rutin organisasi yang lokasinya berpindah-pindah guna memperkuat jaringan. “Tempat penyelenggaraan dilakukan bergantian, bisa di Semarang, Purwokerto, hingga Solo Raya. Untuk pelaksanaan di Yogyakarta nanti, narasumber akan dihadirkan dari BPRS Cahaya Hidup,” imbuhnya.

Mempererat Solidaritas Anggota Selain fokus pada aspek kompetensi profesional, Asbisindo DIY juga telah menyiapkan agenda untuk memperkuat hubungan antaranggota. Ketua Asbisindo DIY, Edi Sunarto, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Asbisindo tahun ini.

“Kegiatan Porseni ini kami gagas sebagai wadah silaturahmi untuk menjalin keakraban dan solidaritas di antara seluruh anggota Asbisindo di wilayah DIY,” pungkas Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *