166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia Diresmikan Secara Serentak, Presiden Kuatkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

BANJARBARU KALSEL – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 unit Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Peresmian ini wujud komitmen pemerintah dalam memeratakan kualitas pendidikan di tanah air.

Acara peresmian besar-besaran dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang berlangsung pada Senin siang, 12 Januari 2026.

Tiba di lokasi sekitar pukul 11.24 WITA dengan mengendarai mobil Maung putih, Presiden disambut riuh antusiasme ratusan siswa. Tak sekadar seremoni, Kepala Negara langsung bergerak meninjau infrastruktur sekolah, memastikan standar fasilitas seperti laboratorium komputer dan laboratorium fisika sudah memadai untuk menunjang pembelajaran siswa.

Selain sarana belajar, fokus Presiden tertuju pada ruang makan sekolah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terimplementasi dengan baik sebagai upaya meningkatkan kecukupan nutrisi bagi para murid di sekolah tersebut.

Ekspansi Menuju 500 Sekolah Dalam kunjungan kerja ini, Presiden didampingi oleh jajaran utama Kabinet Merah Putih, di antaranya Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Mensos Saifullah Yusuf, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Panglima TNI dan Kapolri.

Momen ini juga menandai dimulainya babak baru pembangunan infrastruktur pendidikan nasional. Presiden melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk pembangunan 104 Sekolah Rakyat tambahan. Jika tahap ini rampung, total akan ada 270 sekolah yang siap mengabdi untuk negeri. Sejak pertama kali digulirkan pada pertengahan 2025, program Sekolah Rakyat ini telah berhasil menyerap hampir 16 ribu siswa dan memberdayakan lebih dari 7.000 tenaga pendidik maupun kependidikan.

Target Masa Depan Pemerintah tidak berhenti sampai di sini. Target ambisius telah dicanangkan untuk membangun hingga 500 unit sekolah di masa mendatang. Kehadiran Sekolah Rakyat ini diproyeksikan menjadi mesin utama dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan dan pemenuhan gizi anak bangsa secara merata, mulai dari ujung Sumatera hingga tanah Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *