BANKOK – DPD Perbarindo Sumatera Utara berupaya meningkatkan dan memperluas wawasan dalam mengadopsi inovasi digital, khususnya untuk meningkatkan akses pembiayaan UMKM. Untuk itu, Pengurus DPD Perbarindo Sumatera Utara mengunjungi Bangkok, Thailand, untuk studi banding mengenai transformasi digital perbankan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sebanyak 26 pimpinan dan eksekutif dari 19 BPR yang ada di Sumatera Utara dapat memperkaya wawasan dalam mengadopsi inovasi digital, terutama meningkatkan akses pembiayaan UMKM.
Rombongan disambut langsung oleh perwakilan dari KasikornBank (KBank) dan Kasikorn Line Co Ltd (LINE BK). KBank, yang merupakan salah satu dari tiga bank terbesar di Thailand dengan aset hampir Rp2 kuadriliun, membagikan kunci keberhasilan mereka. Menurut First Vice President KBank, Mr Kittichart Potithat, fokus pada layanan yang cepat, mudah diakses, dan digitalisasi produk adalah strategi utama untuk menguasai pangsa pasar kredit UMKM. KBank bahkan sudah mengakuisisi mayoritas saham Bank Maspion Tbk di Indonesia dan membuka peluang kerja sama lanjutan.
Sementara itu, CEO LINE BK, Mr Tana Pothikamjorn, memaparkan model bisnis unik mereka sebagai social banking platform yang terintegrasi dengan aplikasi pesan populer LINE. Layanan ini memungkinkan pengajuan pinjaman mikro dan nano disetujui dalam hitungan menit, berkat penggunaan analitik data dan behavioral scoring yang canggih untuk menilai kelayakan nasabah.
Pelajaran Penting bagi BPR Sumut
Sekretaris Perbarindo Sumut, Mery Sulianty Sitanggang, menegaskan bahwa studi banding ini memberikan banyak pelajaran berharga. Ia menyoroti beberapa poin kunci yang akan menjadi fokus Perbarindo ke depan, yakni
- Digitalisasi end-to-end dapat memangkas waktu proses kredit secara signifikan.
- Platform sosial terbukti efektif menjangkau pasar ritel dan mikro karena sudah dekat dengan keseharian masyarakat.
- Penggunaan behavioral scoring memberikan keunggulan dalam menilai nasabah mikro/nano.
- Manajemen risiko digital tetap krusial dengan monitoring kebijakan dan automasi kolektibilitas.
- Penguatan SDM & roadmap TI mempercepat transformasi internal.
- Kolaborasi bank-fintech mendorong inovasi dan perluasan bisnis.
- Dukungan pemerintah Thailand sangat kuat bagi pertumbuhan UMKM di berbagai sektor.