YOGYAKARTA – Muhammadiyah dan Bank Danamon Syariah resmi menjalin kerjasama strategis untuk mengembangkan ekonomi umat.
Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait digitalisasi dan solusi keuangan untuk Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) dan PT Adi Multi Niaga (UAD).
Penandatanganan MoU oleh Direktur Bank Danamon Syariah dan Wakil Rektor Unisa tersebut, dilakukan usai acara silaturahmi dan iftar di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Jum’at (14/3).
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Danamon Syariah dan Muhammadiyah tersebut.
Agung menekankan pentingnya kolaborasi dengan lembaga perbankan untuk mengembangkan perekonomian umat. Kerjasama ini, kata Agung, bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kedua belah pihak dalam memberdayakan ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis syariah.
“Kami memandang bahwa setiap mitra yang bekerja sama dengan Muhammadiyah adalah mitra sejajar yang tujuannya sama-sama memberikan manfaat bagi umat,” kata Agung.
Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Yogyakarta, Lazismu Yogyakarta, PWM DIY.
Din Syamsuddin, Dewan Pengawas Syariah Bank Danamon Syariah yang juga hadir pada acara tersebut menyatakan bahwa Bank Danamon Syariah telah menjadi mitra strategis bagi Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Din mengungkapkan, beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah seperti UMY, UMSU, serta beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah lainnya, dan akan menyusul UAD serta UNISA telah menjalin kerjasama dengan Danamon Syariah.
Tak hanya itu, menurut Din, beberapa rumah sakit Muhammadiyah telah bekerja sama dengan bank tersebut.
“Bank Danamon Syariah merupakan salah satu dari 7 bank mitra Muhammadiyah sehingga bank ini sudah tidak asing bagi Muhammadiyah karena sudah bekerja sama sejak tahun 2012. Semoga kerjasama ini terus berkembang dan dapat memberikan manfaat yang optimal,” ungkap Din.
Sementara Ahmad Mujadid Rais Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bank Danamon Syariah atas inisiatif dan kerja sama yang dilakukan. Aplikasi memberi.id yang dikembangkan, kata Ahmad, akan dimasifkan untuk memudahkan transaksi ZIS dari berbagai pihak, dimanapun dan kapan pun.
Sementara Direktur Bank Syariah Danamon, Herry Hykmanto, turut menyampaikan apresiasi kepada PP Muhammadiyah dan Lazismu atas kerja sama yang telah terjalin.
Herry mengatakan, bahwa kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank Danamon Syariah dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
“Kami menyambut baik kerjasama dengan Muhammadiyah. Kami berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak yang nyata bagi seluruh umat, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan program infaq, zakat, dan shadaqah yang lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Komisaris Utama Bank Danamon Indonesia, Halim Alamsyah, mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan kesehatan, serta menunjukkan respon yang luar biasa terhadap kerja sama ini.
Halim berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mengembangkan keuangan dan ekonomi syariah.
Sementara pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis santunan anak yatim melalui Lazismu DIY.