JAKARTA – Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mengungkapkan, disaat ada pihak yang meramalkan kondisi perekonomian bakal lesu, namun pengusaha UMKM sebagai simbol optimisme mengambil peran untuk memberikan harapan.
Maman mengambil contoh disaat pandemi Covid-19 melanda, banyak pengusaha UMKM yang masih bertahan.
Menteri UMKM menyampaikan hal tersebut dalam diskusi panel dengan tema ‘Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia’ pada acara The Big Idea Forum di Jakarta, Senin (17/3).
“Sebagian dari kita mungkin melihat potensi pasar saat ini sedang lesu, tapi perspektif UMKM tidak seperti itu. Hal itu dibuktikan saat pandemi COVID-19 melanda. Pengusaha UMKM merupakan simbol optimisme,” ujar Menteri Maman, dikutip dari laman resmi Kementerian UMKM, Selasa (18/3/2025).
Pengusaha UMKM, menurut Maman, terbukti mampu bertahan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Maka disini tugas Kementerian UMKM adalah mengamankan dan mendukung pengusaha UMKM demi pemerataan pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui skema UMKM holding.
Menurut dia, problem fundamental UMKM saat ini adalah menghasilkan produk dengan biaya produksi yang minim, namun kuantitasnya tinggi.
“Inilah fungsinya UMKM holding, di mana ada ekosistem rantai pasok dengan produk yang terintegrasi,” jelasnya.
Agar skema UMKM holding bisa berjalan, lanjut Maman, maka harus dikolaborasikan dengan kementerian lain seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan lainnya.
Sementara, acara The Big Idea Forum juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi, CEO Philip Morris International Jacek Olzak.
Di acara tersebut juga dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama antara PT SRC Indonesia Sembilan dengan Bulog, Telkomsel, BRI, dan Pos Indonesia. Salah satu poinnya terkait program akselerasi digital ekosistem UMKM.
Sebagai infomasi, The Big Idea Forum menghadirkan 1.000 pengusaha UMKM binaan Sampoerna, dalam sebuah program kemitraan Sampoerna Retail Community (SRC), yang menyoroti peran penting UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia dan pentingnya kolaborasi multisektor untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.