YOGYAKARTA – Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Himbarsi) DPW DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam program 100 hari Wali Kota Yogyakarta. Salah satunya, Himbarsi mendukung upaya pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta.
Bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan bakti sosial pembagian sembako di Masjid Pangeran Diponegoro, Senin (17/3/2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para penggerobak sampah, yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan kota.
Mardiyana, perwakilan dari Himbarsi DPW DIY, menjelaskan bahwa bantuan sembako kepada 100 penggerobak sampah ini merupakan bagian dari peringatan Hari BPRS Indonesia. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan nyata bagi para penggerobak sampah yang merupakan ujung tombak penanganan sampah di masyarakat.
“Kebersihan adalah bagian dari iman dan berkaitan erat dengan kesehatan. Para penggerobak sampah adalah pejuang kebersihan,” ujar Mardiyana.
Himbarsi, kata Mardiyana, berkomitmen untuk terus berkontribusi dan mendukung para penggerobak sampah, terutama dalam program 100 hari Wali Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Himbarsi DPW DIY. Ia menegaskan bahwa penggerobak sampah adalah pahlawan kebersihan yang layak mendapatkan perhatian.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kami merasa tenang karena para penggerobak mendapatkan perhatian khusus dari BPRS. Bantuan ini, yang difokuskan kepada para penggerobak, sangat tepat sasaran mengingat tema Jogja tahun ini adalah kebersihan,” ujar Hasto, seperti dilansir dari jogjakota.go.id.
Hasto juga menambahkan bahwa Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan para penggerobak sampah melalui berbagai kebijakan.
Salah satu penggerobak sampah dari Kelurahan Sosromeduran, Kuat Suparjono, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan yang diberikan. Ia juga menyampaikan beberapa aspirasi, seperti mengajak pemulung untuk menjadi penggerobak dan memberikan perlindungan kesehatan serta keselamatan bagi para penggerobak.
“Kami bersyukur atas perhatian Bapak Wali Kota dalam menampung aspirasi kami. Semoga apa yang kami sampaikan dapat segera terealisasi,” kata Kuat.